Kamis, 01 Maret 2012

Sejarah Perkembangan bidang dan keilmuan Sistem Kendali

Hasil karya pertama terpenting dalam sistem kendali adalah governor sentrifugal untuk pengontrolan kecepatan mesin uap yang dibuat oleh James Watt pada abad ke-18. Hasil karya lain yang penting pada tahap awal perkembangan teori sistem kendali dibuat oleh Minorsky, Hazen, Nyquist. Pada tahun 1922 Minorsky membuat sistem kendali untuk pengemudian kapal dan menunjukkan cara menentukan kestabilan dari persamaan differensial yang melukiskan sistem. Pada tahun 1932 Nyquist mengembangkan suatu prosedur yang relatif sederhana untuk menentukan kestabilan sistem loop tertutup pada basis respon loop terbuka terhadap masukan tunak (steady-state) sinusoida. Pada tahun 1934 Hazen memperkenalkan istilah servomechanism untuk sistem kendali posisi; membahas desain servomechanism relai yang mampu mengikuti dengan baik masukan yang berubah. Selama dasawarsa 1940-an, metode respon frekuensi memungkinkan para insinyur mendesain sistem kendali linier berumpan-balik yang memenuhi persyaratan performansi. Tahun 1960 teori sistem kendali modern telah dikembangkan untuk mengatasi bertambah kompleksnya 'plant' modern dan persyaratan yang keras pada ketelitian, berat, dan biaya untuk kebutuhan militer, ruang-angkasa, dan industri. Dengan adanya komputer elektronik analog, digital, dan hibrid yang dapat digunakan pada perhitungan-perhitungan yang kompleks, sehingga pemanfaatan komputer dalam desain sistem kendali sekarang menjadi praktis dan umum. Sebagian besar perkembangan baru dalam teori sistem kendali modern dapat dikatakan menuju pada kendali optimal untuk sistem deterministik dan stokastik maupun  kendali adaptif dan kendali dengan penalaran (learning-control) untuk sistem yang kompleks. Penerapan teori sistem kendali modern dalam bidang non-engineering seperti: biologi, ekonomi, kedokteran, dan sosiiologi sekarang banyak digunakan.

[disadur dari Ogata, K. 1970. Modern Control Engineering, Prentice-Hall, Inc.]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar